Langkau ke kandungan utama

Catatan

Menunjukkan catatan yang berlabel poison

Pelik, saya menghadam racun dan saya masih hidup.

Dia bukan kekasih gelap saya. Cuma seorang teman blogger yang entah bila mula mendatangi (mendatangi?) halaman saya, Kadang saya tertanya-tanya bagaimana dia mula mengetahui dan membaca halaman saya. Cerita-cerita yang saya kongsi dan apa yang menarik tentang cerita-cerita tersebut. Dan tulisan saya, semakin lama, semakin mengarut-ngarut. Dia mengirimkan saya "Racun". Katanya " Ini cerita aku" Racun Bab 1 - Warna-warna kota gampang dan apa-apa yang terbuai-buai di antaranya. Sebagai seorang yang pernah menulis cerita fiksyen saya tertarik cara dia menggambarkan kegampangan sebuah kota dan kegampangan penghuninya. Barangkali gejala sosial yamg sedang melanda Bani Melayu yang mengaku dirinya Islam. Kota Gampang itu lidahnya terlalu panjang. Jauh jelirannya sahaja mampu menjangkau bidai langsir yang berbau hanyir di keda-kedai usang di pekan Rawang. Juga,ia mampu meludah jauh sehingga ke celah-celah pokok buluh hijau di taman yang suram di selatan Bangi,ketika jari-j...