Fiksi-fiksi sebaris ayat dan sebuah puisi yang tidak tersiar di media besar (di kala mata enggan pejam)
sumber foto Menanti Dia menantimu sehingga nyawa cair dan larut bersama empingan salju. Kesakitan Di hadapanku seorang perempuan muda berambut keperangan berwajah ala selebriti sedang diambil tekanan darahnya. Oh! Betapa kesakitan tidak memilih rupa dan usia Parut luka Telinga telah lama melepuh dengan hinaan dan cacian bergulung-gulung dalam jelmaan seekor ular. SALJU DAN RUMAH AGAM dari seberang aspal berdiri tegak rumah agam kepulan salju yang kedinginan jatuh cinta pada sepasang mata di mana matahari memancar ia, sang salju memutih itu, ingin sekali mati terbakar pada sepasang mata dari seberang lain, tegak rumah agam lebih indah dan sepasang mata perempuan jatuh cinta pada kepulan salju bersih putih di mana ais berkepalan, berhablur dan berakar sepasang mata itu ingin sekali ikut mencairi kepalan salju, mengalir lalu hanyut Rumah-rumah agam, tidak betah berbuat apa-apa kecuali basah dan dingin lamannya menangis. Sepasang mata pe...